DAYA TARIK WISATA
PROVINSI MALUKU UATARA KABUPATEN KEPULAUAN SULA
"Pantai Tanjung Waka"
Sc:https://images.app.goo.gl/2pSR4tXnbZgPLGR56
Pantai Tanjung Waka terletak di Desa Fatkauyon, Kecematan Sulabesi Timur, Kabupaten sulah,Provinsi Maluku Utara. Pantai ini berpasir putih yang alami, bersi, dengan laut yang tenang dan menawan. Tanjung Waka adir dengan laut dengan panorama lautan Banda dilengkapi dengan pasir pantai putih dab lembut. Dan di sepanjang pantai di penuhi dengan sisa-sisa karang juga ranting pepohonan yang terbawak ombak.
untuk fasilitas sendir, rasanya belum memandai .Meski disana terdapat gazebo untuk bertedu, namun untuk teilet belum di sediakan masi masi bgtu sulit. Selain itu juga belum disediakan tempat sampah.
Hal ini yang paling membuat wisatan senang berad disana, selain pantai yang bersih dan belum banyak terjamah wistawan, tetapi juga pada alam bawa laut. Tanjung Waka pun menjadi salah satu spot diving yang di unggulakan di kepulauan sula.Wisatawan pun juga bisa melakukan
aktivitas snorkeling dan diving disana. Bila malas berenang di laut dalam, maka wisatawan bisa bermain air di tepi pantai. Atau bisa pula menggunakan perahu untuk melihat penyu yang berlalu lalang di setiap menitnya di dlam laut yang dalam maupun dangkal. perlu diketahui warga lokal disana begitu ramah, sehingga bila wisatawan kelsulitan tentu warga Kepulauan Sula akan selalu membantu. Ini pula yang membuat wisatwan berad di disana. Wisata Tanjung Waka di kelolah oleh masyarakatdesa Fatkauyoun.Terutama seorang tour guide dan istruktur menyelam, Syafrudi Koroi.o Dan bisa di kinjungi kapan saja dari jam 08:00 pagi sampai 19:00 malam dan batas tutupnya 22:00 malam.
"Pulau Kucing"
Pulau Kucing terletak di Desa Fukweu, Kecamatan Sanana, Kabupaten Sula, Provinsi Maluku Utara.
Pulau Kucing yang kini menjadi slah satu objek wisata di Kepuluan Sula, Malauku Utara menawarkan beragam aktivitas yang bisa di lakukan wisatawan. Mulanya pula ini hanya menjadi tempat pengasiangan kucing liar yang ada di desa-desa sekitar. Namun, kini Desa Fukweu pun mengembangkan pulau ni menjadi lokasi wisata. Biaya masuk kepulau ini adalah sebesar Rp 10.000 per orang untuk orang dewasa. Sementara untuk anak-anak sebesar Rp 5.000 untuk bisa sampai di pulau kucing . Wisatawan harus menyebrang menggunakan perahu. Biaya untuk setiap orangnya Rp10.000 sekali jalan. Di pulau Kucing wisatawan bisa melaukuan aktivitas lainnya sperti berikut.
Bersantai di gazebo sambil karaoke di sana pula dapat beberpa gazebo yang di bangun di atas air. Ukurannya sendiri cukup besar, muat untuk 15 -20 orang untuk duduk bersantai. Sambil menikmati pemandangan laut, wisatawan juga bisa menyanyi bersama karena disediakan pula alat karaoke disana. Tenang untuk duduk-duduk di gazebo tak perlu di bayar alias geratis.
Menaiki sepeda air Aktivitas lainnya yang paling bisa dilakukan adalah menaiki sepeda air. Wisatwan bisa menggunakan permainan ini dengan membayar sebesar Rp 15.000 per orang. Sepeda air ini bisa digunakan untuk menikmati lautan, tentunya dengan jarak yang tak jau dari pulau kucing. Selain itu juga wisatawan juga bisa berenang di laut. Meski demikian , janagan lupa untuk tetap mejaga keselamatan wisatwan juga keluarga bila melakukan aktivitas ini.
Mencari spot foto yang instsgramable tentunya menjadi hal lumrah. Nah, di pulau kucing ini sendiri ada sebuah spot foto yang harus wisatawan kunjungi. Wisatawan bisa berjalanan melalui tanjakan yang cukup terjal. Tenang saja Usaha wisatawan tidak sia-sia bila suda sampai di puncak pulau kucing. Selain lokasi yang instagramable, wisata juga bisa melihat indahnya panorama alam laut dari dari ketinggian adapun juga juga fasilitas yang disediakan di Pulau Kucing seperti toilet umum dan gazebo dan lainnya. Di Pullau Kucing bisa di kunjungi kapan sja dan wisata yang mau prgi kesna harus menaiki dari dermaga Fukweu umtuk menempu akses menuju kesana selam 10-15menit.
Dan untuk sekrang Pulau Kucing di kelolah oleh Badan Usaha Milik Desa ( Bumdes ) Fukweu.
"Pantai Wai Ipa"
Sc:https://images.app.goo.gl/An1YvUS4E7mmZKc2A
Lokasi wisata pantai ini terletak di Desa Wai Ipa, Sanana Kepulauan Sula, Maluku Utara. Air laut ini berwarna biru jerni berpadu dengan krikil hitam menarik perhatian masyarakat untuk kembali berkunjung , terutama pada sore hari, meski hanya sekedar mandi pantai menikmati buaian angin laut.
"Kebanyakan masyarakat Kepulauan Sula yang berwisata di pantai Wai Ipa karena ingin berenang di lautan yang jerni ,dengan membawa keluarga mereka. Meskipun wisata ini belum memilii fasilitas yang lengkap ,serta sarana dan prasarana pendududk yang memandai ,tempat ini menjadi favorit bagi warga sula untuk berlibur bersama keluarga. Diketahui, pantai ini masi dikelolah masyarakat setempat ,bukan pemerintah. Selain memiliki pesona lautan yang asri dan sejuk, tempat wisata ini juga menyediakan berbagai kuliner khas dengan harga murah meriah. Jajanan tersebut di jajankan oleh warga desa Wai Ipa di sepanjang pinggiran pantai. Bebagai kulinar khas daerah kota sanana, seperti pisang goreng,sambal roa,air guraka (aitr jahe) dan minuman es kelsps muda, menjadi minuman menu favorit wisatawan .
"Pantai Pastina"
Letaknya tak jau dari pusat kota Sanana sehingga mudah dijangkau , sehingga destinasi wisata yang menjadi unggulan desa dapat dinikmati keluarga. Tak heran jika wisata alam berupa pantai dan laut, ini menjadi Kunjungan Keluarga menikmati suasana tepi pantai. Potensi dan peluang ini memebuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Pastina menggarap objek wiasata bahari sebagai andalan usahanya. Pokoknya asik dan nyaman ketika berkunjung menikmati keindahan ciptaan tuhan yang di turunkan di Desa Pastina.
Ada berbagai kuliner kahs kota sanana seperti pisang goreng, sambal roa, air guraka, dan minuman es kelapa muda, menjadi minuman es kelapa muda, mejadi menu favorit bagi para pengunjung.
Wisata Pantai Pastina di buka setiap hari, namun wiasatawan lokal lebih berkunjung pada hari libur sabtu dan minggu. Untuk pendepatan pada hari sabtu dan minggu dapat mencapai Rp1,5juta jika hari biasa hanya mampu berkisar Rp 500ribu.
Pantai pastina ni masi di kelolah oleh masyarakat sekitar.